Kegunaan Laman (Page) dan Perbedaannya dengan Pos pada WordPress

Masih banyak pengguna WordPress tidak mengetahui perbedaan pos dengan laman (page). Bahkan yang sudah bertahun-tahun menggunakan website mengggunakan CMS WordPress masih tidak tahu laman atau adanya halaman tersebut. Biasanya pengguna yang meminta bantuan developer dalam pembuatan websitenya.

Kadang mereka bisa menambahkan dan mengedit postingan, tetapi tidak tahu ketika ingin mengedit seperti halaman hubungi kami, redaksi, dan lainnya.

Dalam hal pengeditan, pos dan laman tidak banyak memiliki perbedaan, bisa dikatakan sama, perbedaanya hanya pada fungsinya.

Pos dan Laman merupakan fitur dasar dan bawaan WordPress untuk mempermudah mengelola konten website berdasarkan kegunaanya.

Mudahan melalui artikel ini dapat memahami sedikit lebih dalam tentang halaman dalam menggunakan CMS WordPress.

Apa itu laman web WordPress?

Laman pada WordPress merupakan halaman tetap, statis. Artinya hanya memilik satu halaman berdiri sendiri yang tidak banyak memiliki hubungan, contohnya halaman home, contact us, about us, privacy policy, disclaimer, produk, dan lainnya.

Perbedaanya dengan pos atau artikel? Pos dapat memiliki hirarki berdasarkan hubungan kesamaan kategori atau tag (label). Sementara laman tidak memiliki hirarki kategori, meskipun laman dapat memiliki sub laman, misalnya laman Daftar Harga dapat memilik sub laman (anak laman) Daftar Harga Jakarta, Daftar Harga Kalimantan, Daftar Harga Sulawesi, dan lainnya.

Sedangkan pos katakanlah seperti artikel atau berita yang bersifat dinamis yang memiliki kategori, dan kita dapat menampilkan daftar (lists) postingan berdasarkan kategori tersebut. Kita juga dapat menampilkannya secara berurutan berdasarkan pos terbaru. Jadi ketika ada pos baru diterbitkan otomatis berada paling atas dari daftar pos tersebut.

Sedangkan laman, karena tidak memiliki pengurutan list atau daftar, berguna dalam menulis halaman yang bersifat statis. Selain itu halaman ini dapat digunakan sebagai halaman homepage, yaitu halaman depan sebuah website yang dapat menampilkan daftar dari pos-pos terbaru tersebut.

Kegunaan Laman Lainnya

Manfaat lain dari halaman statis ini yaitu apabila tema Anda mendukung penyetingan khusus halaman statis, Anda dapat menggunakan untuk membuat halaman statis untuk homepage atau halaman lainnya dengan lebih banyak variasi.

Penggunaan dan kebutuhan laman statis yang membutuhkan banyak penyetingan khusus laman seperti ini biasanya sering digunakan untuk membuat website company profile dan organisasi. Selain itu juga untuk situs yang bukan ingin menampilkan banyak artikel layaknya situs berita atau blog pada halaman utamanya, tetapi ingin menampilkan informasi-informasi detail mengenai perusahaan atau organisasi tersebut.

Pengaturan khusus ini misalnya pada halaman home, Anda ingin menampilkan beberapa hal yang bukan hanya artikel, misalnya menampilkan beberapa produk terbaru, nomor kontak, sekilas informasi perusahaan, informasi alasan mengapa pengunjung bergabung dengan perusahaan tersebut, video dan banyak lagi.

Apa itu Landing Page?

Secara umum dalam desain website WordPress bahwa landing page tersebut merupakan website yang memiliki satu halaman saja. Dimana sudah terdapat informasi company profile lengkap atau suatu event dalam satu halaman itu saja. Biasanya mencakup formulir pendaftaran, informasi dasar, video, testimonial pengunjung, dan lainnya.

Tapi dalam marketing melalui web, landing page ini dapat juga dimaksudkan sebagai halaman prospek marketing. Banyak website penjualan e-book menggunakan sebuah halaman utama guna menampilkan berbagai informasi guna memprospek pengunjungnya. Walaupun web ini memiliki halaman lain terpisah seperti halaman blog, kontak, dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *